in

Wajib Tahu, Ini Fakta di Balik Suntik Botox dan Filler

Anda ingin suntik botox dan filler? Ketahui dulu fakta-faktanya sebelum Anda memutuskan untuk mendatangi dokter kulit kesayangan Anda

Ilustrasi Botox dan Filler Wajah
Gambar wajah wanita melakukan suntikan botox dan filler

Semakin bertambahnya usia, kulit rasanya menjadi semakin banyak masalah, ya? Mulai dari keriput, kulit kehilangan elastisitas… sepertinya ada saja yang membuat kulit tampak tidak muda lagi. Dan karena semakin berkembangnya zaman, selalu ada teknologi mutakhir yang mampu menghilangkan kekhawatiran Anda akan pertambahan usia!

Beberapa tahun belakangan ini, suntik filler dan botox adalah dua jenis teknologi medis yang sedang marak digunakan untuk kecantikan. Anda pasti sudah mendengarnya, entah dari kenalan kantor ataupun kerabat dekat Anda. Tertarik untuk mencobanya?

Tetapi, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan pahami dengan baik sebelum memutuskan untuk suntik botox dan filler. Salah-salah, nantinya malah akan berdampak buruk bagi tubuh Anda sendiri.

Suntik Filler, Bagaimana Seluk-Beluknya?

Untuk mempercantik dan mengembalikan estetika penampilan, banyak orang yang mengagung-agungkan suntik filler dan botox sebagai jawara bertahan sampai saat ini. Suntik filler sendiri adalah suatu teknik medis untuk menyamarkan bekas luka yang terlihat jelas pada wajah dan… menyamarkan keriput! Terdengar membahagiakan memang, apalagi beberapa tahun belakangan ini suntik filler populer dengan kemampuannya dalam menebalkan bibir. Hm.. siapa juga yang tidak mau punya bibir secantik Kylie Jenner?

Dalam melakukan suntik filler, biasanya penyuntik akan langsung menyuntikkan filler ke wajah, sehingga secara bertahap kerutan dan bekas luka bisa segera memudar. Ada bermacam-macam jenis filler, tetapi secara garis besar jenis-jenis filler dapat terdiri dari:

  1. Kolagen bovine

Jujur saja, mendengar namanya saja sepertinya sudah cukup merepotkan, ya? Maklum, teknologi suntik filler ini kan memang berasal dari prosedur medis. Jadi, tahan sebentar, ya?

Kabar baiknya, kolagen bovine disebut-sebut sebagai filler paling tua dan terbaik di antara jenis-jenis filler lainnya. Filler ini didapat dari kulit sapi yang mendapatkan pengolahan khusus, tentunya. Berbagai kelebihan yang Anda dapatkan dari jenis filler yang satu ini adalah harganya cukup terjangkau, efektif, dan sebelum Anda melakukan filler, Anda diwajibkan untuk mengikuti tes alergi. Anda biasanya melakukan suntik dengan filler jenis ini 2 hingga 4 kali dalam setahun, oleh karena itu persiapkan kondisi tubuh Anda dengan baik sebelumnya.

  1. Asam hialuronat

Jenis filler selanjutnya ini sebenarnya merupakan sebagian kecil dari zat alami dalam kulit Anda. Filler asam hialuronat bisa Anda dapatkan secara alami ataupun sintesis. Kabar baiknya, biasanya suntik filler jenis ini jarang menimbulkan alergi dan bila hasil suntik filler tidak sesuai ekspektasi, Anda bisa mendapat penetralan dengan mendapatkan suntikan enzim hialuronidase. Suntik filler ini bisa bertahan sekitar setengah hingga setahun, tergantung dari berbagai faktor.

  1. Polimer buatan biodegradable

Ini dia salah satu jenis filler dengan kemampuannya dalam mempertahankan bentuk paling lama! Bagaimana tidak, dengan menggunakan suntik filler jenis ini, estetika yang Anda inginkan bisa bertahan hingga dua tahun. Bahan yang digunakan biasanya poly-L-lactide (PLLA) dan Polymethyl methacrylate (PMMA) yang cukup aman dan tidak beracun untuk tubuh.

  1. Lemak tubuh (fat grafting)

Filler jenis ini didapatkan dari jaringan lemak tubuh, seperti dari bagian paha, bokong, ataupun perut. Setelahnya, maka lemak tersebut diolah dan mulai disuntikkan ke kulit. Hasilnya bisa permanen dan tidak menimbulkan reaksi alergi.

Biasanya, diperlukan waktu sekitar satu jam untuk melakukan suntik filler. Anda akan diberikn obat bius terlebih dahulu, baru kemudian proses penyuntikkan akan dilakukan. Setelah proses penyuntikkan, mungkin Anda bisa mengalami berbagai resiko, seperti:

  • Rasa nyeri, kemerahan, dan area yang disuntik membengkak
  • Reaksi alergi
  • Pendarahan dan memar
  • Timbulnya benjolan-benjolan di permukaan kulit
  • Warna kulit berubah menjadi kebiruan

Tetapi, jangan khawatir dulu! Anda bisa meminimalkan resiko dengan cara melakukan riset mengenai tempat dan praktisi terbaik yang bisa Anda percaya untuk melakukan suntik filler. Jangan sekali-sekali memilih praktisi yang bukan dokter kulit, karena kemungkinan Anda akan mengalami hal-hal yang berbahaya akan lebih besar. Ingat ya, jangan pula mudah tergiur dengan filler-filler yang murah meriah, karena semakin banyak filler abal-abal yang perlu Anda hindari sejauh mungkin. Anda juga bisa meminimalkan resiko berbahaya pasca penyuntikan dengan mengaplikasikan sunblock sebelum beraktivitas outdoor.

Selanjutnya… Ketahui Dulu Tentang Botox

Botox sebenarnya mirip-mirip dengan filler, hanya saja memang bahan dasarnya saja yang berbeda. Botox merupakan singkatan dari Botulinum toxin dan bisa Anda gunakan untuk tampak awet muda tanpa kerutan-kerutan yang menyebalkan. Hanya saja… botox rupanya memiliki masa bertahan yang relatif singkat! Berbeda dengan filler yang mempunyai masa bertahan bervariasi, rata-rata botox bisa bertahan selama 3-6 bulan saja, sehingga Anda perlu melakukan suntik Botox secara berulang.

Cara kerja Botox pun mirip dengan suntik filler, pertama-tama Anda bisa dibius terlebih dahulu kemudian dokter akan menyuntikkan obat ke kulit Anda. Karena penyuntikkan tersebut, otot akan terasa lumpuh, lemas, sehingga kerutan pun hilang. Efek ini hanya terjadi pada area yang disuntik, jadi cukup aman untuk dilakukan.

Tetapi, tetap saja Anda perlu lebih perhatian dengan prosedur penyuntikan Botox. Tidak mau kan Anda mengalami berbagai efek samping berbahaya yang justru malah membuat tubuh Anda tidak berbahaya? Di sini, kami memberikan tips untuk Anda supaya Anda bisa mendapat suntikan Botox tanpa harus mendapatkan efek berbahaya.

  1. Jangan asal pilih dokter atau praktisi
Praktis dan Simpel, Begini Cara Menghilangkan Bekas Jerawat
(foto: thegirl.co)

Mengingat suntik Botox mirip-mirip operasi yang bisa berakibat fatal bila ditangani oleh dokter yang tidak punya kapabilitas, Anda jangan asal memilih dokter, ya! Selain berbahaya, bisa jadi penanganan oleh dokter atau praktisi tersebut terasa tidak nyaman untuk Anda. Sebaiknya, sebelum menentukan dokter mana yang akan Anda percayai untuk penyuntikan Botox, riset lebih jauh melalui berbagai testimoni orang-orang yang sudah pernah melakukan suntik Botox sebelumnya. Pilihlah dokter kulit dengan sertifikasi yang terpercaya dan dengan harga yang tidak terlalu jatuh, karena harga yang terlalu rendah bisa menjadi indikasi suntik Botox tersebut palsu atau abal-abal.

  1. Ikuti nasihat dokter Anda
Praktis dan Simpel, Begini Cara Menghilangkan Bekas Jerawat
(foto: healthline.com)

Ketika Anda sudah mempercayakan seorang dokter kulit untuk menyuntikkan Botox ke wajah Anda, berarti Anda sudah menyetujui untuk mengikuti saran-saran dan aturannya. Ikutilah sarannya, untuk menghindari diri Anda dari efek berbahaya.

  1. Menggunakan obat tetes mata untuk area dekat mata

    Praktis dan Simpel, Begini Cara Menghilangkan Bekas Jerawat
    (foto: suara.com)

Mungkin tips ini akan diberikan oleh dokter kulit Anda nantinya, akan tetapi tidak ada salahnya bila Anda mengetahui hal ini terlebih dahulu. Biasanya, bila Anda ingin melakukan suntik Botox di area otot mata, Anda akan disarankan untuk menggunakan obat tetes mata, ataupun salep dan lensa konta khusus supaya permukaan mata Anda dapat terlindungi.

  1. Hindari mencukur atau menggunakan deodoran bagi penderita ketiak basah
Praktis dan Simpel, Begini Cara Menghilangkan Bekas Jerawat
(foto: thelist.com)

Ini merupakan tips selanjutnya yang harus Anda patuhi bila Anda menderita ketiak basah. Jangan mencukur bulu ketiak, mengaplikasikan deodoran, ataupun parfum H-1 Anda akan disuntik. Dan hindari berolahraga ataupun memakan dan meminum sesuatu dalam keadaan panas tiga puluh menit sebelum disuntik.

  1. Lakukan suntik berulang
Praktis dan Simpel, Begini Cara Menghilangkan Bekas Jerawat
(foto: hallosehat.com)

Anda perlu mengulangi suntikan Botox secara berkala sesuai anjuran dokter, supaya efek Botox dapat bertahan lama. Sebaiknya, Anda juga mendapatkan suntik Botox dari dokter yang sama.

  1. Hindari pemakaian bersamaan dengan obat lain
Praktis dan Simpel, Begini Cara Menghilangkan Bekas Jerawat
(foto: techspot.com)

Misalnya antibiotik aminoglikosida, donepezil, eperisone, Anda tidak diperkenankan untuk menggunakannya bersama Botox. Resikonya, otot-otot Anda bisa jauh lebih lemah dan lemas nantinya.

Itu dia beberapa informasi mengenai suntik filler dan Botox yang perlu Anda ketahui. Tampil cantik boleh, tetapi harus berhati-hati, bukan?

Written by Rhania

Bekas Jerawat

Praktis dan Simpel, Begini Cara Menghilangkan Bekas Jerawat

Mau Tahu Cara Menurunkan Berat Badan yang Efektif? Ini Dia!

Mau Tahu Cara Menurunkan Berat Badan yang Efektif? Ini Dia!